Bagaimana Cara Mengatasi Diare?
Di seluruh dunia, norovirus dianggap sebagai penyebab paling umum dari penyakit gastroenteritis akut, yang menyebabkan pengidapnya mengalami diare dan muntah. Terkadang, virus ini disebut keracunan makanan, karena ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi oleh virus.
Seseorang akan mengalami infeksi virus ini ketika mereka makan atau minum dari makanan maupun minuman yang telah mengalami kontaminasi. Misalnya makanan mentah atau belum matang sepenuhnya, bisa juga melalui buah dan sayuran yang telah melalui perlakuan penyemprotan pestisida dan tidak dicuci sebelum dikonsumsi. Infeksi juga bisa terjadi jika kamu menyentuh benda yang telah terkontaminasi dan menyentuh hidung, mulut atau mata.
Gejala diare bervariasi. Namun, gejala yang paling sering dialami oleh penderita diare adalah:
- Perut mulas
- Buang air besar cair (encer) atau bahkan berdarah
- Sulit menahan buang air besar
- Pusing, lemas, dan kulit terasa kering
- mood makan hilang
Sebagian besar diare disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri di usus besar yang berasal dari makanan atau minuman yang dikonsumsi. Namun, diare yang berlangsung lama dapat terjadi akibat peradangan di saluran pencernaan.
2. Pengobatan dan Pencegahan Diare
Pengobatan utama diare adalah untuk mencegah dehidrasi. Penderita dapat meminum cairan elektrolit, untuk mengganti cairan tubuh yang hilang akibat diare. Selain itu, konsumsi makanan lunak, suplemen probiotik, dan obat antidiare yang bisa didapatkan di apotek, juga disarankan untuk mempercepat pemulihan diare.
Pada kondisi yang lebih serius, dokter akan memberikan obat-obatan, seperti:
- Obat antibiotik ;
Cotrimoxazole, cefixime , metronidazole, azythrmycin, dl
- Obat pereda nyeri : Panadol,
- Obat yang dapat memperlambat gerakan usus
Untuk mencegah diare, dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan diri dan makanan, misalnya dengan mencuci buah dan sayur, tidak mengonsumsi makanan atau minum air yang belum dimasak sampai matang, dan rajin mencuci tangan
Atau bisa menggunkan obat manual seperi campuran teh dengan garam, dan air beras dan garam.
terimakasih atas perhatiaannya dari;
abdurrahman syakir
@kirr.doc
assalamualaikum warhmatullahi wabrokatu

Komentar
Posting Komentar